Instalasi Mambo di Web Hosting Gratisan!
Setelah Anda selesai mendesain website Anda dan mengisi website Mambo Anda dengan artikel-artikel dan komponen-komponen lain dari website tersebut di dalam server lokal, maka untuk dapat mempublikasikan website Anda agar dapat dilihat dan dikunjugni oleh para pengguna internet, Anda harus meng-uploadnya ke online server atau ke sebuah website hosting. Anda dapat memasang website mambo Anda itu ke sebuah website hosting gratis maupun berbayar tergantung keperluan Anda apakah Anda hanya sekedar membuat website yang sifatnya personal ataukah website yang bersifat bisnis dan profit oriented. Berikut diberikan cara-cara untuk dapat menempatkan website Mambo Anda ke sebuah server online agar Anda dapat memiliki nama domain yang nantinya digunakan para pengguna internet untuk dapat mengakses situs Anda.
Mempersiapkan File Situs dan Database Mambo
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengekspor database Anda dan mengkompres file situs Mambo agar nanti mudah Anda pindahkan atau upload ke dalam Web hosting. Berikut ini caranya:
1. Masuk ke phpmyadmin dengan mengakses http://localhost/phpmyadmin/.
2. Lalu pilih nama database Anda. Misalnya di sini nama database adalah “belajar_mambo”.
Gambar 6.1. Memilih Database Lewat PhpMyAdmin
3. Setelah itu pilih Export.
Gambar 6.2. Memilih Export
4. Selanjutnya pilihlah format SQL.
5. Berilah centang pada opsi Save as File dan ketikkan nama file Anda dalam kotak teks File Name Template. Misalnya “websitekudb”.
Gambar 6.3. Memberi Centang pada Opsi Save As File dan Menuliskan Nama File
6. Lanjutkan dengan menekan tombol Go.
7. Akan muncul kotak dialog Opening, pilih opsi Save To Disk lalu klik tombol OK.
8. Setelah itu kompres seluruh file dan folder yang terdapat dalam folder situs Mambo Anda ke dalam format zip, tar, tgz atau gz.
9. Dengan demikian file situs dan database Anda telah siap di-upload ke internet atau web hosting.
Mendaftar ke Web Hosting
Berikut ini cara mendaftar ke salah satu web hosting yang menyediakan layanan gratis, yaitu www.000webhost.com:
1. Akses alamat http://www.000webhost.com/ melalui browser Anda.
2. Klik tombol Sign Up yang terlihat di halaman utama situs tersebut.
Gambar 6.4. Klik Tombol Sign Up
3. Selanjutnya tuliskan dalam kotak teks di bagian I Will Choose Your Free Subdomain, nama subdomain yang Anda inginkan. Misalnya www.SubdomainAnda.net63.net.
Gambar 6.5. Menuliskan Nama Subdomain
4. Tuliskan nama Anda di dalam kotak teks Your Name dan alamat email Anda di dalam kotak teks Your Email.
Gambar 6.6. Menuliskan Nama dan Alamat Email
5. Lanjutkan dengan menciptakan sebuah password untuk account Anda dan tuliskan di dalam kotak teks Password dan Type Password Again.
Gambar 6.7. Menuliskan Password
6. Ketiklah kode yang diberikan, lalu centanglah opsi I Agree To Terms of Service.
7. Lantas klik tombol Create My Account.
Gambar 6.8. Klik Tombol Create My Account
8. Sesaat kemudian, bila account Anda telah berhasil dibuat, akan muncul informasi lengkap mengenai account Anda. Di dalamnya terdapat URL website Anda, Username, kapasitas account Anda, Home root dan lain sebagainya. Informasi ini sangatlah penting, jadi sebaiknya Anda simpan.
Gambar 6.9. Informasi Account
6.3 Meng-upload File Mambo dan Mengimpor Database
Setelah file dan database siap, serta Anda pun telah mempunyai account dalam web hosting, maka ikuti langkah berikut ini untuk meng-upload file Mambo dan mengimpor databasenya:
1. Masuklah ke dalam halaman Control Panel account Anda dengan mengakses alamat http://members.000webhost.com.
2. Ketikkan alamat email Anda dalam kotak teks Your Email dan password account dalam kotak teks Password. Lalu klik tombol Submit.
Gambar 6.10. Masukkan Email dan Password serta Menekan Tombol Submit
3. Anda akan masuk ke dalam halaman Control Panel.
Gambar 6.11. Halaman Control Panel
4. Lalu pilih File Manager di bagian Files.
Gambar 6.12. Memilih File Manager
5. Setelah itu, klik folder public_html. Pada web hosting yang lain folder ini sama dengan folder htdocs atau www. Kliklah folder ini untuk membukanya dan nantinya letakkan file-file Mambo Anda dalam folder ini agar dapat dilihat oleh publik.
Gambar 6.13. Klik Folder Public_html
6. Kemudian klik tombol Upload.
Gambar 6.14. Klik Tombol Upload
7. Pada halaman selanjutnya kliklah tombol Browse. Pada kotak dialog File Upload yang muncul kemudian, pilih file situs Mambo yang telah Anda kompres lalu klik tombol Open.
Gambar 6.15. Klik Tombol Browse
8. Lanjutkan dengan menekan ikon centang atau Submit.
Gambar 6.16. Klik Ikon Centang/Submit
9. Apabila Anda mengalami masalah dalam proses upload, maka gunakan saja software FTP Client, seperti FileZilla atau Smart FTP.
10. Jika file sudah berada di dalam folder public_html, selanjutnya seleksi file tersebut dan klik tombol Unzip.
Gambar 6.17. Memilih File Situs
11. Klik kembali ikon centang atau Submit untuk mengekstrak file situs Anda.
Gambar 6.18. Klik Ikon Centnag/Submit
12. Setelah file Anda sukses diekstrak kembalilah ke halaman Control Panel.
13. Buatlah database baru dengan memilih MySQL.
Gambar 6.19. Memilih MySQL
14. Isikan nama database dalam kotak teks MySQL Database Name dan tuliskan username dalam kotak teks MySQL Username.
15. Ciptakan password untuk database Anda dan ketikkan dalam kotak teks Password For MySQL User dan kotak teks Enter Password Again.
16. Lantas klik tombol Create Database.
Gambar 6.20. Mengklik Tombol Create Database
17. Setelah itu Anda akan diberikan script yang berguna untuk mengedit file configuration.php.
18. Kembali ke halaman Control Panel dan memilih phpMyAdmin.
Gambar 6.21. Memilih PhpMyAdmin
19. Klik link Enter phpMyAdmin pada database yang baru saja Anda buat.
Gambar 6.22. Klik Link Enter PhpMyAdmin
20. Lalu klik tombol Import, bila Anda telah masuk ke dalam phpMyAdmin.
Gambar 6.23. Klik Tombol Import
21. Lantas, klik tombol Browse.
Gambar 6.24. Klik Tombol Browse
22. Pilih file database Anda yang sebelumnya telah diekspor pada kotak dialog File Upload yang muncul. Misalnya file websitekudb.sql. Lanjutkan dengan menekan tombol Open.
Gambar 6.25. Memilih File Database dan Menekan Tombol Open
23. Setelah itu klik tombol Go. Database Anda akan berpindah ke dalam database di server atau hosting yang baru.
Gambar 6.26. Klik Tombol Go
24. Kembali ke dalam File Manager dan centang file configuration.php. Lalu klik Edit.
Gambar 6.27. Memilih File Configuration.php
25. Carilah script yang mirip dengan contoh berikut ini:
$mosConfig_host = ‘localhost’;
$mosConfig_user = ‘root’;
$mosConfig_password = ”;
$mosConfig_db = ‘belajar_mambo;
$mosConfig_absolute_path = ‘C:/xampp/htdocs/mambo_folder’;
$mosConfig_live_site = ‘http://localhost/mambo_folder’;
$mosConfig_cachepath = ‘C:/xampp/htdocs/mambo_folder/cache’;
26. Gantilah dengan script yang Anda peroleh saat membuat database dan account baru. Misalnya seperti berikut:
· $mosConfig_host = ‘mysql1.000webhost.com’;
Diganti dengan host MySQL Anda yang diberikan setelah pembuatan database baru.
· $mosConfig_user = ‘a2457730_mambo’;
Diganti dengan Username MySQL Anda yang ditulis sata membuat database baru.
· $mosConfig_password = ‘passwordDatabaseAnda’;
Diganti dengan password MySQL Anda yang ditulis sata membuat database baru.
· $mosConfig_db = ‘ a2457730_mambo;
Diganti dengan nama database MySQL Anda yang ditulis sata membuat database baru.
· $mosConfig_absolute_path = ‘/home/a2457730/public_html’;
Diganti oleh Home Root yang diberikan setelah Anda mendaftar dalam web hosting diikuti (slash /) folder tempat Anda mengekstrak file situs.
· $mosConfig_live_site = ‘http://indahdini.net63.net’;
URL situs publik Anda yang diberikan setelah Anda mendaftar dalam web hosting.
· $mosConfig_cachepath = ‘/home/a2457730/public_html/cache’;
Diganti dengan /absolute path Anda/cache.
27. Setelah selesai, selanjutnya tekan tombol Save.
Gambar 6.28. Klik Tombol Save
28. Selanjutnya klik ikon Logout untuk keluar dari halaman File Manager.
Gambar 6.29. Klik Ikon Logout
29. Situs Anda sudah bisa diakses dan dilihat oleh orang lain dengan mengakses nama domain yang telah diberikan di awal. Misalnya www.subdomainAnda.net63.net atau http://subdomainAnda.net63.net.