This option will reset the home page of this site. Restoring any closed widgets or categories.

Reset

Desain Logo Pepsi dengan 3D Studio Max

clip_image002

Gambar 3.1. Tampilan Logo Pepsi

Sebenarnya, logo Pepsi sangat simpel. Ia hanya berbentuk lingkaran dengan warna merah, putih, dan biru. Agar menarik, kita akan melibatkan efek-efek khusus berupa batangan-batangan es yang kita letakkan secara acak ke sebagai objek latar belakang. Inilah yang membuat pembahasan tentang logo Pepsi menjadi sangat menarik.


Membuat Logo Utama

Logo utama Pepsi sebenarnya cukup simpel. Ia hanya berwujud lingkaran dengan permainan warna merah, putih, dan biru di dalamnya. Oleh karena itulah, kita tidak akan menemukan banyak kesulitan saat mendesain logo utama minuman bersoda ini.

1. Pilih Create dan klik option Sphere.

2. Buat lingkaran (sphere) di Front Viewport seperti terlihat pada gambar berikut:

clip_image004 clip_image006

Gambar 3.2. Membuat Sphere di Front Viewport

3. Buatlah sphere lagi namun dengan ukuran yang lebih besar dibanding sphere pertama.

clip_image008

Gambar 3.3. Membuat Sphere Kedua

4. Gantilah nama sphere kedua ini yang semula bernama Sphere02 menjadi “lapisan”.

clip_image010

Gambar 3.4. Mengganti Nama Sphere

5. Klik kanan tombol mouse dan sorot bagian Convert to. Pilihlah Convert to Editable Poly.

6. Pilihlah Polygon.

clip_image011 clip_image013

Gambar 3.5. Mengubah ke Editable Poly dan Memilih Opsi Polygon

7. Pilihlah sebagian dari sphere “lapisan” yang berukuran lebih besar itu.

8. Tekan tombol Delete di keyboard Anda agar sebagian sphere itu lenyap dari pandangan.

clip_image015 clip_image017

Gambar 3.6. Menyeleksi Sebagian Lingkaran (Sphere) dan Menghapusnya

9. Klik Select and Rotate.

clip_image019

Gambar 3.7. Memodifikasi Sphere

Merancang Background Logo

Selanjutnya, kita akan menciptakan background yang akan melatari logo yang telah kita buat sebelumnya. Hasilnya akan sangat menarik meskipun teknik pembuatannya sebenarnya sangat sederhana.

1. Buat persegi empat dengan mengklik Create > Standard Primitives > Box.

clip_image021

Gambar 3.8. Mengawali Pembuatan Persegi Empat

2. Buat persegi empat pada Top Viewport.

3. Buat sekali lagi sehingga ada 2 buah box di viewport.

clip_image023 clip_image025

Gambar 3.9. Rancanglah Box di dalam Top Viewport

4. Klik tombol kanan mouse dan pilih Convert to > Convert to Editable Poly.

5. Pada tulisan Perspective di pojok kiri atas, tekanlah tombol kanan mouse.

6. Pilihlah Edged Faces.

7. Ubah bentuk kotak tersebut seperti rancangan di bawah ini.

clip_image027 clip_image029

Gambar 3.10. Merancang Ulang Bentuk Box

8. Ubah kotak yang ada di sebelahnya. Coba lihat bagaimana pemodelannya berikut ini:

clip_image031

Gambar 3.11. Pemodelan 2 Buah Persegi Empat

9. Klik Create > Compound Objects.

10. Lanjutkan dengan memilih Scatter.

clip_image033 clip_image035

Gambar 3.12. Memilih Compound Objects dan Scatter

11. Klik tombol Pick Distribution Object.

12. Klik pada “lapisan” dan selanjutnya pakai pengaturan Source Object Parameters sebagai berikut, Duplicates: 50, Base Scale: 100, Vertex Chaos: 0, dan Animation Offset: 0.

clip_image037 clip_image039

Gambar 3.13. Pilih Pick Distribution Object dan Source Object Parameters

13. Pada bagian Distribute Using, jatuhkan pilihan pada Random Faces.

14. Untuk setting Rotation, masukkan angka sesuai selera Anda sendiri.

clip_image041 clip_image042

Gambar 3.14. Pengaturan Distribute Using dan Rotation

15. Lihat hasilnya pada gambar berikut ini. Anda akan mendapat bentuk acak seperti gambar di bawah ini.

clip_image044

Gambar 3.15. Kotak yang Bertaburan Secara Acak

16. Lakukan hal yang sama untuk kotak yang satunya lewat teori-teori di atas. Tampilannya akan menjadi seperti ini:

clip_image046

Gambar 3.16. Tampilan Persegi Empat yang Tampak Sangat Kasar

Memasang Kamera

Untuk berikutnya, kita akan memasang kamera di posisi yang paling tepat agar hasilnya maksimal. Lihat paparan berikut ini:

1. Pilih Create dan aktifkanlah Camera.

2. Kalau sudah, pilihlah Target.

3. Buat pada Top Viewport pada posisi seperti gambar di bawah ini:

clip_image048 clip_image050

Gambar 3.17. Peletakan Kamera di Top Viewport

4. Untuk sementara, setelah Anda meletakkan kamera di dalam Top Viewport, hasil yang akan Anda dapat adalah sebagai berikut ini:

clip_image052

Gambar 3.18. Wujud Acak Lingkarna dan Pola-Pola Persegi Empat

Mengetikkan Teks

Logo ini akan lebih bermakna kalau diberi teks. Sama seperti produk-produk lainnya, teks “Pepsi” cenderung memiliki ciri khas tertentu yang tidak bisa diakomodasi secara langsung menggunakan font-font yang ada. Oleh karena itulah, Anda harus memodifikasinya sendiri:

1. Klik Create > Splines > Text.

2. Kemudian klik di Front Viewport. Hasilnya, Anda akan mendapat teks bertuliskan “Max Text”.

3. Ganti tulisan itu menjadi Pepsi.

4. Selanjutnya, ubah ke bentuk Editable Spline dengan mengklik tombol kanan mouse, menyorot bagian Convert To dan pilihlah Convert to Editable Spline.

clip_image054 clip_image056

Gambar 3.19. Buat Teks di dalam Front Viewport

5. Ubahlah garis-garis teks itu sehingga menjadi bentuk logo “Pepsi” yang identik. Cara perangkaian garis mirip dengan saat kita membuat logo RCTI di bab-bab awal.

clip_image058

Gambar 3.20. Teks Pepsi yang telah Dimodifikasi

6. Buatlah agar menjadi objek 3 dimensi pada teks ini dengan memilih Modify > Extrude.

7. Hasil sementara pada teks Pepsi apabila dilihat lewat sudut pandang lain adalah sebagai berikut:

clip_image060 clip_image062

Gambar 3.21. Mengubah Teks Menjadi Objek 3D

8. Modifikasilah teks tersebut sehingga menjadi seperti ini:

clip_image064

Gambar 3.22. Memodifikasi Teks Agar Tampak Lebih Dalam Lagi

9. Pilih opsi Unhide All agar objek-objek pemandu yang ada di viewport menjadi tersembunyi.

10. Lantas, pada Camera Viewport, posisikan teks itu ke pojok kanan bawah.

clip_image066

Gambar 3.23. Posisi Teks di Pojok Kanan Bawah

Mewarnai Logo, Latar Belakang, dan Teks

Lingkaran untuk logo, latar belakang, dan teks Pepsi sudah kita rancang. Sekarang, kita akan mewarnai semuanya itu:

1. Sebelum Anda mulai mewarnai, pakailah Material Editor dengan terlebih dulu menekan huruf M.

2. Pilihlah slot material yang masih kosong (slot pertama di pojok kiri atas).

clip_image068

Gambar 3.24. Memilih Slot Pertama yang Masih Kosong

3. Klik tombol Standard dan pilihlah Shellac.

clip_image070 clip_image072

Gambar 3.25. Pilih Tombol Standard

4. Lewat kotak dialog yang muncul berikutnya, pilih Discard Old Material.

5. Tekan tombol OK.

clip_image074

Gambar 3.26. Pilih Discard Old Material

6. Klik kotak di samping Base Material.

7. Langkah berikutnya, klik tombol Standard.

8. Pilih Raytrace.

clip_image076 clip_image077 clip_image078

Gambar 3.27. Pilih Raytrace

9. Ganti warna Diffuse menjadi hitam.

10. Kalau sudah, klik kotak di sebelah Reflect.

11. Kliklah Falloff.

clip_image080 clip_image081

Gambar 3.28. Ambil Falloff untuk Reflect

12. Pada Falloff Type, pilih Fresnel.

13. Untuk Index of Reflection, masukkan angka 2.5. Lihat gambar-gambar di bawah ini:

clip_image083 clip_image085

Gambar 3.29. Atur Falloff Type Menjadi Fresnel

14. Proses selanjutnya, pilihlah option Material #0.

15. Atur nilai kilaunya lewat Specular Highlight. Untuk Specular Color, pilih warna putih.

16. Sedangkan Specular Level, masukkan angka 125 dan Glossiness sebanyak 60.

clip_image087

Gambar 3.30. Atur Specular Highlight

17. Klik opsi 01 – Default yang akan Anda temukan berikutnya.

18. Cari tombol di samping Shellac Material dan klik saja tombol itu.

clip_image089 clip_image091

Gambar 3.31. Pilih 01 – Default dan Klik Tombol di Samping Shellac Material

19. Klik kotak sebelah Diffuse dan pilih saja opsi Bitmap.

clip_image093 clip_image095

Gambar 3.32. Pilih Objek Bitmap Berupa Logo Pepsi seperti di Atas

20. Selanjutnya, untuk logo ini, atur nilai Specular Highlights menjadi berikut, Specular Level: 160, Glossiness: 95, dan Soften: 0.1.

21. Tekan tombol F10 untuk mengaktifkan kotak dialog Assign Renderer.

22. Klik kotak paling kanan di sebelah Production.

clip_image096 clip_image098

Gambar 3.33. Pengaturan Specular Highlights dan Production

23. Pilihlah Mental Ray Renderer.

24. Klik option Maps.

clip_image100 clip_image102

Gambar 3.34. Pilih Mental Ray Renderer dan Maps

25. Berikutnya, pilihlah kotak di sebelah Refraction.

26. Pilih Glass (Lume) dan gantilah warnanya menjadi biru.

clip_image104 clip_image105

Gambar 3.35. Klik Refraction

27. Tekan tombol Go to Parent.

28. Sekarang, klik kotak sebelah Reflection.

29. Pilih Reflect Base.

30. Untuk refleksi ini, pakai setting Refrection: 75 dan Refraction: 50.

clip_image107 clip_image108

Gambar 3.36. Pilih Reflect (Base)

31. Pilih 02 – Default.

32. Atur Specular Highlights. Masukkan 130 di bagian Specular Level dan 50 di Glossiness. Untuk Soften, masukkan 0.1.

clip_image110 clip_image112

Gambar 3.37. Atur Setting Specular Highlights

33. Lihat hasil sementara penciptaan material pada gambar berikut ini.

34. Selanjutnya, pilih slot yang masih kosong.

35. Gantilah warnanya menjadi warna biru.

clip_image114

Gambar 3.38. Pilih Slot yang Masih Kosong dan Pilih Warna Biru

36. Pilih slot kosong keempat dan ganti dengan warna putih.

clip_image116

Gambar 3.39. Slot Keempat yang Menjadi Warna Putih

Membuat ”Papan” Latar Belakang dan Memasukkan Material

Tugas kita hampir usai. Kita akan membuat papan sebagai latar belakang dan memasukkan material ke objek-objek yang telah kita buat sebelumnya.

1. Pilihlah Create > Standard Primitives dan klik Plane.

2. Buatlah papan sebagai latar belakang di Front Viewport sehingga ia menjadi posisi yang terbelakang di banding objek-objek lainnya yang sudah kita ciptakan sebelumnya.

clip_image118 clip_image120

Gambar 3.40. Buat Plane untuk Latar Belakang

3. Masuklah kembali ke Material Editor dan pilih slot kelima yang masih kosong.

4. Klik kotak sebelah Diffuse.

clip_image122 clip_image123

Gambar 3.41. Pilih Slot Material Kelima

5. Gantilah atau pilihlah Gradient.

6. Kita gunakan 3 warna untuk gradasi ini. Warna pertama dan ketiga adalah warna biru tua sedangkan warna kedua yang ada di tengah adalah warna biru cyan.

clip_image125

Gambar 3.42. Komposisi Warna untuk Gradasi

7. Masukkan material ke dalam logo Pepsi dalam wujud lingkaran. Setelah dirender, mungkin hasilnya masih belum sempurna seperti gambar di bawah ini. Oleh karena itulah, kita akan membereskannya.

clip_image127

Gambar 3.43. Lingkaran yang telah Dirender Namun Belum Sempurna

8. Pada Modifier List, pilihlah UVW Mapping.

9. Sedang untuk Alignment, pilih Z Axis dan kemudian klik tombol Fit.

clip_image129 clip_image130

Gambar 3.44. Setting untuk Alignment

10. Berikut hasil yang lebih sesuai untuk logo Pepsi setelah material itu diposisikan secara tepat.

clip_image132

Gambar 3.45. Bentuk Logo Seperti yang Kita Mau

11. Letakkan material ke dalam objek-objek lainnya.

Apabila proses ini sudah Anda lalui, logo Pepsi dengan segala asesorisnya akan tampak seperti pada gambar di bawah ini:

clip_image133

Gambar 3.45. Objek Logo Pepsi dan Segala Pernak-Perniknya

Share/Save/Bookmark