Desain Logo Pepsi dengan 3D Studio Max
Gambar 3.1. Tampilan Logo Pepsi
Sebenarnya, logo Pepsi sangat simpel. Ia hanya berbentuk lingkaran dengan warna merah, putih, dan biru. Agar menarik, kita akan melibatkan efek-efek khusus berupa batangan-batangan es yang kita letakkan secara acak ke sebagai objek latar belakang. Inilah yang membuat pembahasan tentang logo Pepsi menjadi sangat menarik.
Membuat Logo Utama
Logo utama Pepsi sebenarnya cukup simpel. Ia hanya berwujud lingkaran dengan permainan warna merah, putih, dan biru di dalamnya. Oleh karena itulah, kita tidak akan menemukan banyak kesulitan saat mendesain logo utama minuman bersoda ini.
1. Pilih Create dan klik option Sphere.
2. Buat lingkaran (sphere) di Front Viewport seperti terlihat pada gambar berikut:
Gambar 3.2. Membuat Sphere di Front Viewport
3. Buatlah sphere lagi namun dengan ukuran yang lebih besar dibanding sphere pertama.
Gambar 3.3. Membuat Sphere Kedua
4. Gantilah nama sphere kedua ini yang semula bernama Sphere02 menjadi “lapisan”.
Gambar 3.4. Mengganti Nama Sphere
5. Klik kanan tombol mouse dan sorot bagian Convert to. Pilihlah Convert to Editable Poly.
6. Pilihlah Polygon.
Gambar 3.5. Mengubah ke Editable Poly dan Memilih Opsi Polygon
7. Pilihlah sebagian dari sphere “lapisan” yang berukuran lebih besar itu.
8. Tekan tombol Delete di keyboard Anda agar sebagian sphere itu lenyap dari pandangan.
Gambar 3.6. Menyeleksi Sebagian Lingkaran (Sphere) dan Menghapusnya
9. Klik Select and Rotate.
Gambar 3.7. Memodifikasi Sphere
Merancang Background Logo
Selanjutnya, kita akan menciptakan background yang akan melatari logo yang telah kita buat sebelumnya. Hasilnya akan sangat menarik meskipun teknik pembuatannya sebenarnya sangat sederhana.
1. Buat persegi empat dengan mengklik Create > Standard Primitives > Box.
Gambar 3.8. Mengawali Pembuatan Persegi Empat
2. Buat persegi empat pada Top Viewport.
3. Buat sekali lagi sehingga ada 2 buah box di viewport.
Gambar 3.9. Rancanglah Box di dalam Top Viewport
4. Klik tombol kanan mouse dan pilih Convert to > Convert to Editable Poly.
5. Pada tulisan Perspective di pojok kiri atas, tekanlah tombol kanan mouse.
6. Pilihlah Edged Faces.
7. Ubah bentuk kotak tersebut seperti rancangan di bawah ini.
Gambar 3.10. Merancang Ulang Bentuk Box
8. Ubah kotak yang ada di sebelahnya. Coba lihat bagaimana pemodelannya berikut ini:
Gambar 3.11. Pemodelan 2 Buah Persegi Empat
9. Klik Create > Compound Objects.
10. Lanjutkan dengan memilih Scatter.
Gambar 3.12. Memilih Compound Objects dan Scatter
11. Klik tombol Pick Distribution Object.
12. Klik pada “lapisan” dan selanjutnya pakai pengaturan Source Object Parameters sebagai berikut, Duplicates: 50, Base Scale: 100, Vertex Chaos: 0, dan Animation Offset: 0.
Gambar 3.13. Pilih Pick Distribution Object dan Source Object Parameters
13. Pada bagian Distribute Using, jatuhkan pilihan pada Random Faces.
14. Untuk setting Rotation, masukkan angka sesuai selera Anda sendiri.
Gambar 3.14. Pengaturan Distribute Using dan Rotation
15. Lihat hasilnya pada gambar berikut ini. Anda akan mendapat bentuk acak seperti gambar di bawah ini.
Gambar 3.15. Kotak yang Bertaburan Secara Acak
16. Lakukan hal yang sama untuk kotak yang satunya lewat teori-teori di atas. Tampilannya akan menjadi seperti ini:
Gambar 3.16. Tampilan Persegi Empat yang Tampak Sangat Kasar
Memasang Kamera
Untuk berikutnya, kita akan memasang kamera di posisi yang paling tepat agar hasilnya maksimal. Lihat paparan berikut ini:
1. Pilih Create dan aktifkanlah Camera.
2. Kalau sudah, pilihlah Target.
3. Buat pada Top Viewport pada posisi seperti gambar di bawah ini:
Gambar 3.17. Peletakan Kamera di Top Viewport
4. Untuk sementara, setelah Anda meletakkan kamera di dalam Top Viewport, hasil yang akan Anda dapat adalah sebagai berikut ini:
Gambar 3.18. Wujud Acak Lingkarna dan Pola-Pola Persegi Empat
Mengetikkan Teks
Logo ini akan lebih bermakna kalau diberi teks. Sama seperti produk-produk lainnya, teks “Pepsi” cenderung memiliki ciri khas tertentu yang tidak bisa diakomodasi secara langsung menggunakan font-font yang ada. Oleh karena itulah, Anda harus memodifikasinya sendiri:
1. Klik Create > Splines > Text.
2. Kemudian klik di Front Viewport. Hasilnya, Anda akan mendapat teks bertuliskan “Max Text”.
3. Ganti tulisan itu menjadi Pepsi.
4. Selanjutnya, ubah ke bentuk Editable Spline dengan mengklik tombol kanan mouse, menyorot bagian Convert To dan pilihlah Convert to Editable Spline.
Gambar 3.19. Buat Teks di dalam Front Viewport
5. Ubahlah garis-garis teks itu sehingga menjadi bentuk logo “Pepsi” yang identik. Cara perangkaian garis mirip dengan saat kita membuat logo RCTI di bab-bab awal.
Gambar 3.20. Teks Pepsi yang telah Dimodifikasi
6. Buatlah agar menjadi objek 3 dimensi pada teks ini dengan memilih Modify > Extrude.
7. Hasil sementara pada teks Pepsi apabila dilihat lewat sudut pandang lain adalah sebagai berikut:
Gambar 3.21. Mengubah Teks Menjadi Objek 3D
8. Modifikasilah teks tersebut sehingga menjadi seperti ini:
Gambar 3.22. Memodifikasi Teks Agar Tampak Lebih Dalam Lagi
9. Pilih opsi Unhide All agar objek-objek pemandu yang ada di viewport menjadi tersembunyi.
10. Lantas, pada Camera Viewport, posisikan teks itu ke pojok kanan bawah.
Gambar 3.23. Posisi Teks di Pojok Kanan Bawah
Mewarnai Logo, Latar Belakang, dan Teks
Lingkaran untuk logo, latar belakang, dan teks Pepsi sudah kita rancang. Sekarang, kita akan mewarnai semuanya itu:
1. Sebelum Anda mulai mewarnai, pakailah Material Editor dengan terlebih dulu menekan huruf M.
2. Pilihlah slot material yang masih kosong (slot pertama di pojok kiri atas).
Gambar 3.24. Memilih Slot Pertama yang Masih Kosong
3. Klik tombol Standard dan pilihlah Shellac.
Gambar 3.25. Pilih Tombol Standard
4. Lewat kotak dialog yang muncul berikutnya, pilih Discard Old Material.
5. Tekan tombol OK.
Gambar 3.26. Pilih Discard Old Material
6. Klik kotak di samping Base Material.
7. Langkah berikutnya, klik tombol Standard.
8. Pilih Raytrace.
Gambar 3.27. Pilih Raytrace
9. Ganti warna Diffuse menjadi hitam.
10. Kalau sudah, klik kotak di sebelah Reflect.
11. Kliklah Falloff.
Gambar 3.28. Ambil Falloff untuk Reflect
12. Pada Falloff Type, pilih Fresnel.
13. Untuk Index of Reflection, masukkan angka 2.5. Lihat gambar-gambar di bawah ini:
Gambar 3.29. Atur Falloff Type Menjadi Fresnel
14. Proses selanjutnya, pilihlah option Material #0.
15. Atur nilai kilaunya lewat Specular Highlight. Untuk Specular Color, pilih warna putih.
16. Sedangkan Specular Level, masukkan angka 125 dan Glossiness sebanyak 60.
Gambar 3.30. Atur Specular Highlight
17. Klik opsi 01 – Default yang akan Anda temukan berikutnya.
18. Cari tombol di samping Shellac Material dan klik saja tombol itu.
Gambar 3.31. Pilih 01 – Default dan Klik Tombol di Samping Shellac Material
19. Klik kotak sebelah Diffuse dan pilih saja opsi Bitmap.
Gambar 3.32. Pilih Objek Bitmap Berupa Logo Pepsi seperti di Atas
20. Selanjutnya, untuk logo ini, atur nilai Specular Highlights menjadi berikut, Specular Level: 160, Glossiness: 95, dan Soften: 0.1.
21. Tekan tombol F10 untuk mengaktifkan kotak dialog Assign Renderer.
22. Klik kotak paling kanan di sebelah Production.
Gambar 3.33. Pengaturan Specular Highlights dan Production
23. Pilihlah Mental Ray Renderer.
24. Klik option Maps.
Gambar 3.34. Pilih Mental Ray Renderer dan Maps
25. Berikutnya, pilihlah kotak di sebelah Refraction.
26. Pilih Glass (Lume) dan gantilah warnanya menjadi biru.
Gambar 3.35. Klik Refraction
27. Tekan tombol Go to Parent.
28. Sekarang, klik kotak sebelah Reflection.
29. Pilih Reflect Base.
30. Untuk refleksi ini, pakai setting Refrection: 75 dan Refraction: 50.
Gambar 3.36. Pilih Reflect (Base)
31. Pilih 02 – Default.
32. Atur Specular Highlights. Masukkan 130 di bagian Specular Level dan 50 di Glossiness. Untuk Soften, masukkan 0.1.
Gambar 3.37. Atur Setting Specular Highlights
33. Lihat hasil sementara penciptaan material pada gambar berikut ini.
34. Selanjutnya, pilih slot yang masih kosong.
35. Gantilah warnanya menjadi warna biru.
Gambar 3.38. Pilih Slot yang Masih Kosong dan Pilih Warna Biru
36. Pilih slot kosong keempat dan ganti dengan warna putih.
Gambar 3.39. Slot Keempat yang Menjadi Warna Putih
Membuat ”Papan” Latar Belakang dan Memasukkan Material
Tugas kita hampir usai. Kita akan membuat papan sebagai latar belakang dan memasukkan material ke objek-objek yang telah kita buat sebelumnya.
1. Pilihlah Create > Standard Primitives dan klik Plane.
2. Buatlah papan sebagai latar belakang di Front Viewport sehingga ia menjadi posisi yang terbelakang di banding objek-objek lainnya yang sudah kita ciptakan sebelumnya.
Gambar 3.40. Buat Plane untuk Latar Belakang
3. Masuklah kembali ke Material Editor dan pilih slot kelima yang masih kosong.
4. Klik kotak sebelah Diffuse.
Gambar 3.41. Pilih Slot Material Kelima
5. Gantilah atau pilihlah Gradient.
6. Kita gunakan 3 warna untuk gradasi ini. Warna pertama dan ketiga adalah warna biru tua sedangkan warna kedua yang ada di tengah adalah warna biru cyan.
Gambar 3.42. Komposisi Warna untuk Gradasi
7. Masukkan material ke dalam logo Pepsi dalam wujud lingkaran. Setelah dirender, mungkin hasilnya masih belum sempurna seperti gambar di bawah ini. Oleh karena itulah, kita akan membereskannya.
Gambar 3.43. Lingkaran yang telah Dirender Namun Belum Sempurna
8. Pada Modifier List, pilihlah UVW Mapping.
9. Sedang untuk Alignment, pilih Z Axis dan kemudian klik tombol Fit.
Gambar 3.44. Setting untuk Alignment
10. Berikut hasil yang lebih sesuai untuk logo Pepsi setelah material itu diposisikan secara tepat.
Gambar 3.45. Bentuk Logo Seperti yang Kita Mau
11. Letakkan material ke dalam objek-objek lainnya.
Apabila proses ini sudah Anda lalui, logo Pepsi dengan segala asesorisnya akan tampak seperti pada gambar di bawah ini:
Gambar 3.45. Objek Logo Pepsi dan Segala Pernak-Perniknya