This option will reset the home page of this site. Restoring any closed widgets or categories.

Reset

Modelling Rumput dengan 3D Studio Max

clip_image002

Gambar 4.1. Objek Rumput yang sudah Dibuat

Salah satu objek rumit yang akan kita buat di dalam buku ini adalah objek rumput. Mengapa dikatakan rumit tentu Anda sudah tahu sendiri jawabannya. Hal itu terkait dengan bentuk rumput yang kecil dan acak. Walaupun secara khusus 3D Studio Max belum menyediakan metode terpraktis untuk membuat objek rumput, tapi kita bisa mengakalinya dengan memakai objek pemicu lain.


Modeling Rumput

Langkah awal yang akan kita lakukan adalah membuat objek rumput di dalam viewport. Untuk membuat objek rumput, Anda bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini:

1. Siapkanlah lembar kerja baru untuk mendesain objek rumput dan bebatuan yang ada di sekitarnya. Di bawah ini terlihat viewport yang masih kosong.

clip_image004

Gambar 4.2. Viewport Awal yang Masih Kosong

2. Klik tombol Plane untuk mengawalinya.

clip_image006

Gambar 4.3. Pilih Tombol Plane

3. Buatlah objek Plane di dalam Top Viewport seperti tampak pada gambar di bawah ini:

clip_image008

Gambar 4.4. Persegi Empat pada Top Viewport

4. Klik Tab Modify clip_image010 untuk mengedit plane yang sudah kita buat di Top Viewport tersebut.

5. Bukalah Parameters rollout.

6. Ubah nilai-nilai di dalam Parameters rollout itu menjadi seperti ini:

· Length : 200,0

· Width : 300,0

· Length Segs : 16

· Width Sigs : 16

clip_image012

Gambar 4.5. Pengubahan Parameter

7. Ubahlah nama plane yang telah kita buat itu dengan nama Ground.

clip_image014

Gambar 4.6. Ketik “Ground” di Tempatnya

8. Tekan Tombol Enter.

9. Kalau sudah, tekan tombol Cylinder.

clip_image016

Gambar 4.7. Pilih Tombol Cylinder

10. Klik pada pusat sumbu simetri di Top Viewport dan buat lingkaran kecil di tengahnya.

clip_image018

Gambar 4.8. Lingkaran Putih pada Pusat Sumbu Simetri Persegi

11. Klik Tab Modify clip_image020 untuk memodifikasi lingkaran yang tadi telah kita buat.

12. Atur nilai pada Parameters rollout:

· Radius menjadi 10,0

· Height menjadi 50,0

· Height Segments menjadi 3

clip_image022

Gambar 4.9. Pengubahan Parameter

13. Klik pilihan Modifier List yang ada di jendela sisi kanan.

clip_image024

Gambar 4.10. Pilih Modifier List

14. Kalau sudah, klik pilihan Taper.

clip_image025

Gambar 4.11. Pilih Taper

15. Di bagian Parameters rollout, ubah Amount di kelompok Taper menjadi 2,0 dan Curve menjadi -2.

clip_image027

Gambar 4.12. Pengubahan Parameter Taper

16. Klik pada objek silinder pada Perspective Viewport dan Anda akan melihat gambar seperti berikut ini:

clip_image029

Gambar 4.13. Objek di dalam Perspective Viewport

17. Klik kotak Standard Primitives seperti gambar di bawah ini:

clip_image030

Gambar 4.14. Pilih Standard Primitives

18. Pilih Compound Objects.

clip_image031

Gambar 4.15. Pilih Compound Objects

19. Kalau sudah, klik tombol Scatter seperti terlihat pada gambar di bawah ini:

clip_image033

Gambar 4.16. Pilih Tombol Scatter

20. Tekan tombol Pick Distribution Object yang ada di dalam Pick Distribution Object.

clip_image035

Gambar 4.17. Pilih Tombol Pick Distribution Object

21. Klik pada objek plane yang ada di Perspective Viewport.

clip_image037

Gambar 4.18. Klik Objek Plane di Perspective Viewport

22. Geser rollout sisi kanan sampai Anda menemukan Source Object Parameters.

23. Masukkan angka di Source Object Parameters sebagai berikut:

· Duplicates : 500

· Base Scale : 100,0

· Vertex Chaos : 5

clip_image039

Gambar 4.19. Pengubahan Source Object Parameter

24. Tekan Tombol Enter.

25. Klik di Perspective Viewport dan Anda akan melihat gambar seperti berikut ini:

clip_image041

Gambar 4.20. Objek Acak di dalam Perspective Viewport

Menciptakan Material untuk Rumput

Sekarang, setelah objek rumput kita buat, tugas kita berikutnya adalah menciptakan material untuk objek rumput tersebut. Berikut langkah-langkah menciptakan material untuk objek rumput:

1. Masuklah ke dalam Material Editor dengan mengklik ikon clip_image043.

2. Pilih slot material pertama yang masih kosong dan beri nama “Ground” seperti berikut ini.

clip_image045

Gambar 4.21. Ketik “Ground” di Tempatnya

3. Tekan tombol di samping kanan Diffuse.

clip_image047

Gambar 4.22. Pilih Tombol Kotak Diffuse

4. Klik pada opsi Bitmap.

clip_image048

Gambar 4.23. Pilih Opsi Bitmap

5. Pilihlah file bitmap yang berisi tekstur bebatuan seperti terlihat pada gambar di bawah ini.

clip_image050

Gambar 4.24. Salah Satu Tampilan File Bitmap yang akan Dipakai

6. Tekan tombol Open untuk membuka file bertekstur bebatuan itu sebagai material.

clip_image052

Gambar 4.25. Pilih File Bitmap yang akan Dipakai

7. Klik ikon Select by Name clip_image054 yang ada di toolbar pojok paling kiri.

8. Klik pada pilihan Ground.

clip_image056

Gambar 4.26. Memilih Ground

9. Kemudian, tekan tombol Select yang ada di bagian bawah pada jendela Select Objects.

clip_image058

Gambar 4.27. Menekan Select Object

10. Setelah itu, klik ikon Assign Material to Selection.

11. Klik ikon Show Map in Viewport clip_image060.

12. Klik pilihan Modifier List yang ada di sisi kanan.

clip_image062

Gambar 4.28. Pilih Modifier List

13. Klik pilihan UVW Map.

clip_image063

Gambar 4.29. Pilih UVW Map

14. Pilih slot material nomor dua dari kiri seperti gambar di bawah ini.

clip_image065

Gambar 4.30. Memilih Slot Material Ketiga pada Material Editor

15. Ubah namanya menjadi “Grass”.

clip_image067

Gambar 4.31. Mengetik “Grass”

16. Setelah itu, klik ikon clip_image069 di samping kiri Ambient.

17. Klik kotak warna Ambient yang ada di sisi kanannya.

clip_image071

Gambar 4.32. Pilih Kotak Ambient

18. Masukkan angka 55, 101, dan 55 di kotak Red, Green, serta Blue untuk mendapatkan warna hijau tua di Color Selector : Ambient Color.

clip_image073

Gambar 4.33. Posisi Warna pada Jendela Color Selector : Ambient Color

19. Posisikan kursor mouse di atas kotak warna Diffuse.

20. Klik kotak warna tersebut.

clip_image074

Gambar 4.34. Pilih Kotak Diffuse

21. Buat warna hijau lebih muda dengan memasukkan angka di kotak Red, Green, dan Blue masing-masing sebesar 91, 132, dan 93 seperti di bawah ini.

clip_image076

Gambar 4.35. Warna untuk Diffuse

22. Tekan tombol Close.

23. Klik ikon Select by Name clip_image078.

24. Kalau sudah, pilih Cylinder01 yang ada di jendela Select Objects.

clip_image080

Gambar 4.36. Pilih Cylinder01

25. Tekan tombol Select untuk memilih objek silinder tersebut.

clip_image082

Gambar 4.37. Pilih Tombol Select pada Jendela Select Object

26. Klik kotak cek Assign Material to Selection.

27. Setelah itu, pilihlah opsi Wire.

clip_image084

Gambar 4.38. Pilih Tombol Wire

28. Kalau sudah, tekan tombol Close pada jendela Material Editor- Grass untuk menutupnya.

29. Klik ikon Render Scene clip_image086 yang ada di toolbar.

30. Tekan tombol 800×600.

clip_image087

Gambar 4.39. Mengklik 800x 600

31. Akhiri dengan menekan tombol Render pada jendela Render Scene yang ada di sisi kanan bawah.

clip_image089

Gambar 4.40. Pilih Tombol Render pada Jendela Render Scene

32. Tunggulah sampai proses render selesai dan Anda akan melihat hasil akhir seperti gambar di bawah ini.

clip_image090

Gambar 4.41. Hasil Render Rumput dan Bebatuan

Share/Save/Bookmark