Modelling Rumput dengan 3D Studio Max
Gambar 4.1. Objek Rumput yang sudah Dibuat
Salah satu objek rumit yang akan kita buat di dalam buku ini adalah objek rumput. Mengapa dikatakan rumit tentu Anda sudah tahu sendiri jawabannya. Hal itu terkait dengan bentuk rumput yang kecil dan acak. Walaupun secara khusus 3D Studio Max belum menyediakan metode terpraktis untuk membuat objek rumput, tapi kita bisa mengakalinya dengan memakai objek pemicu lain.
Modeling Rumput
Langkah awal yang akan kita lakukan adalah membuat objek rumput di dalam viewport. Untuk membuat objek rumput, Anda bisa melakukan langkah-langkah di bawah ini:
1. Siapkanlah lembar kerja baru untuk mendesain objek rumput dan bebatuan yang ada di sekitarnya. Di bawah ini terlihat viewport yang masih kosong.
Gambar 4.2. Viewport Awal yang Masih Kosong
2. Klik tombol Plane untuk mengawalinya.
Gambar 4.3. Pilih Tombol Plane
3. Buatlah objek Plane di dalam Top Viewport seperti tampak pada gambar di bawah ini:
Gambar 4.4. Persegi Empat pada Top Viewport
4. Klik Tab Modify
untuk mengedit plane yang sudah kita buat di Top Viewport tersebut.
5. Bukalah Parameters rollout.
6. Ubah nilai-nilai di dalam Parameters rollout itu menjadi seperti ini:
· Length : 200,0
· Width : 300,0
· Length Segs : 16
· Width Sigs : 16
Gambar 4.5. Pengubahan Parameter
7. Ubahlah nama plane yang telah kita buat itu dengan nama Ground.
Gambar 4.6. Ketik “Ground” di Tempatnya
8. Tekan Tombol Enter.
9. Kalau sudah, tekan tombol Cylinder.
Gambar 4.7. Pilih Tombol Cylinder
10. Klik pada pusat sumbu simetri di Top Viewport dan buat lingkaran kecil di tengahnya.
Gambar 4.8. Lingkaran Putih pada Pusat Sumbu Simetri Persegi
11. Klik Tab Modify
untuk memodifikasi lingkaran yang tadi telah kita buat.
12. Atur nilai pada Parameters rollout:
· Radius menjadi 10,0
· Height menjadi 50,0
· Height Segments menjadi 3
Gambar 4.9. Pengubahan Parameter
13. Klik pilihan Modifier List yang ada di jendela sisi kanan.
Gambar 4.10. Pilih Modifier List
14. Kalau sudah, klik pilihan Taper.
Gambar 4.11. Pilih Taper
15. Di bagian Parameters rollout, ubah Amount di kelompok Taper menjadi 2,0 dan Curve menjadi -2.
Gambar 4.12. Pengubahan Parameter Taper
16. Klik pada objek silinder pada Perspective Viewport dan Anda akan melihat gambar seperti berikut ini:
Gambar 4.13. Objek di dalam Perspective Viewport
17. Klik kotak Standard Primitives seperti gambar di bawah ini:
Gambar 4.14. Pilih Standard Primitives
18. Pilih Compound Objects.
Gambar 4.15. Pilih Compound Objects
19. Kalau sudah, klik tombol Scatter seperti terlihat pada gambar di bawah ini:
Gambar 4.16. Pilih Tombol Scatter
20. Tekan tombol Pick Distribution Object yang ada di dalam Pick Distribution Object.
Gambar 4.17. Pilih Tombol Pick Distribution Object
21. Klik pada objek plane yang ada di Perspective Viewport.
Gambar 4.18. Klik Objek Plane di Perspective Viewport
22. Geser rollout sisi kanan sampai Anda menemukan Source Object Parameters.
23. Masukkan angka di Source Object Parameters sebagai berikut:
· Duplicates : 500
· Base Scale : 100,0
· Vertex Chaos : 5
Gambar 4.19. Pengubahan Source Object Parameter
24. Tekan Tombol Enter.
25. Klik di Perspective Viewport dan Anda akan melihat gambar seperti berikut ini:
Gambar 4.20. Objek Acak di dalam Perspective Viewport
Menciptakan Material untuk Rumput
Sekarang, setelah objek rumput kita buat, tugas kita berikutnya adalah menciptakan material untuk objek rumput tersebut. Berikut langkah-langkah menciptakan material untuk objek rumput:
1. Masuklah ke dalam Material Editor dengan mengklik ikon
.
2. Pilih slot material pertama yang masih kosong dan beri nama “Ground” seperti berikut ini.
Gambar 4.21. Ketik “Ground” di Tempatnya
3. Tekan tombol di samping kanan Diffuse.
Gambar 4.22. Pilih Tombol Kotak Diffuse
4. Klik pada opsi Bitmap.
Gambar 4.23. Pilih Opsi Bitmap
5. Pilihlah file bitmap yang berisi tekstur bebatuan seperti terlihat pada gambar di bawah ini.
Gambar 4.24. Salah Satu Tampilan File Bitmap yang akan Dipakai
6. Tekan tombol Open untuk membuka file bertekstur bebatuan itu sebagai material.
Gambar 4.25. Pilih File Bitmap yang akan Dipakai
7. Klik ikon Select by Name
yang ada di toolbar pojok paling kiri.
8. Klik pada pilihan Ground.
Gambar 4.26. Memilih Ground
9. Kemudian, tekan tombol Select yang ada di bagian bawah pada jendela Select Objects.
Gambar 4.27. Menekan Select Object
10. Setelah itu, klik ikon Assign Material to Selection.
11. Klik ikon Show Map in Viewport
.
12. Klik pilihan Modifier List yang ada di sisi kanan.
Gambar 4.28. Pilih Modifier List
13. Klik pilihan UVW Map.
Gambar 4.29. Pilih UVW Map
14. Pilih slot material nomor dua dari kiri seperti gambar di bawah ini.
Gambar 4.30. Memilih Slot Material Ketiga pada Material Editor
15. Ubah namanya menjadi “Grass”.
Gambar 4.31. Mengetik “Grass”
16. Setelah itu, klik ikon
di samping kiri Ambient.
17. Klik kotak warna Ambient yang ada di sisi kanannya.
Gambar 4.32. Pilih Kotak Ambient
18. Masukkan angka 55, 101, dan 55 di kotak Red, Green, serta Blue untuk mendapatkan warna hijau tua di Color Selector : Ambient Color.
Gambar 4.33. Posisi Warna pada Jendela Color Selector : Ambient Color
19. Posisikan kursor mouse di atas kotak warna Diffuse.
20. Klik kotak warna tersebut.
Gambar 4.34. Pilih Kotak Diffuse
21. Buat warna hijau lebih muda dengan memasukkan angka di kotak Red, Green, dan Blue masing-masing sebesar 91, 132, dan 93 seperti di bawah ini.
Gambar 4.35. Warna untuk Diffuse
22. Tekan tombol Close.
23. Klik ikon Select by Name
.
24. Kalau sudah, pilih Cylinder01 yang ada di jendela Select Objects.
Gambar 4.36. Pilih Cylinder01
25. Tekan tombol Select untuk memilih objek silinder tersebut.
Gambar 4.37. Pilih Tombol Select pada Jendela Select Object
26. Klik kotak cek Assign Material to Selection.
27. Setelah itu, pilihlah opsi Wire.
Gambar 4.38. Pilih Tombol Wire
28. Kalau sudah, tekan tombol Close pada jendela Material Editor- Grass untuk menutupnya.
29. Klik ikon Render Scene
yang ada di toolbar.
30. Tekan tombol 800×600.
Gambar 4.39. Mengklik 800x 600
31. Akhiri dengan menekan tombol Render pada jendela Render Scene yang ada di sisi kanan bawah.
Gambar 4.40. Pilih Tombol Render pada Jendela Render Scene
32. Tunggulah sampai proses render selesai dan Anda akan melihat hasil akhir seperti gambar di bawah ini.
Gambar 4.41. Hasil Render Rumput dan Bebatuan