This option will reset the home page of this site. Restoring any closed widgets or categories.

Reset

Membuat Permainan Warna dengan Flash

clip_image002

Gambar 5.1. Permainan Mengenal Warna

Anda bisa membuat permainan yang menarik hanya dengan menggunakan Flash. Salah satunya adalah permainan pengenalan warna. Untuk membuat aplikasi pengenal warna seperti di atas, ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Buat sebuah stage baru dengan mengklik menu File > New.

2. Klik tombol Size yang ada di dalam panel Properties.

clip_image004

Gambar 5.2. Menekan Tombol di Bagian Size

3. Isikan angka 1024 di kotak (width) dan 768 di kotak (height).

clip_image006

Gambar 5.3. Pengaturan Ukuran Stage

4. Klik Rectangle Tool clip_image008 dan buat objek persegi empat di dalam stage.

clip_image010

Gambar 5.4. Persegi Empat di dalam Stage

5. Masuklah ke dalam panel Properties dan isikan angka 1024 di kotak W, 768 di kotak H, 512 di kotak X, dan 384 di kotak Y.

clip_image012

Gambar 5.5. Pengaturan Ukuran Persegi Empat di dalam Stage

6. Ganti Layer 1 menjadi layer “baground” dan buat 4 buah layer baru masing-masing dengan nama “garis”, “warna”, “efek1”, dan “efek2”.

clip_image014

Gambar 5.6. Layer “efek1”, “efek2”, “warna”, dan “garis”

7. Kliklah Oval Tool clip_image016 dari dalam toolbox.

8. Buatlah objek lingkaran menggunakan tool tersebut dan beri warna merah untuk Fill sementara untuk Stroke pilih warna putih.

clip_image018

Gambar 5.7. Lingkaran Berwarna Merah

9. Pilih Selection Tool clip_image020 dan klik warna merah pada lingkaran.

10. Tekan tombol kanan mouse dan pilihlah Cut.

11. Klik layer “warna” dan tekan tombol kanan mouse pada stage lalu pilih Paste in Place.

clip_image022

Gambar 5.8. Memilih Opsi Paste in Place

12. Kliklah layer “efek 1” dan buat bentuk segitiga menggunakan Line Tool clip_image024. Gunakan warna putih untuk garis stroke-nya.

clip_image026

Gambar 5.9. Segitiga Bergaris Putih yang Dibuat Menggunakan Line Tool

13. Klik Selection Tool clip_image027 dan lengkungkan sisi-sisi segitiga itu.

clip_image029

Gambar 5.10. Garis-Garis yang Dilengkungkan

14. Pilih Paint Bucket Tool clip_image031 dan klik warna putih.

15. Arahkan di dalam segitiga itu dan tekan tombol kiri mouse.

clip_image033

Gambar 5.11. Warna Putih pada Segitiga

16. Dengan menggunakan Selection Tool clip_image034, pindahkan objek tersebut ke sisi kiri pada lingkaran merah.

clip_image036

Gambar 5.12. Meletakkan Objek Segitiga di Sisi Kiri pada Lingkaran

17. Klik Layer “efek2” dan buat lingkaran tanpa warna stroke menggunakan Oval Tool clip_image016[1].

clip_image038

Gambar 5.13. Lingkaran Kecil di dalam Lingkaran Merah Besar

18. Masuklah ke dalam Color Mixer dan di bagian Type, pilihlah Radial.

clip_image040

Gambar 5.14. Color Mixer untuk Mewarnai Lingkaran Kecil

19. Sedangkan untuk warna gradasinya (lihat gambar di bawah ini), pilih warna putih untuk nomor 1, warna abu-abu (#bbbbbb) untuk nomor 2, dan putih lagi untuk nomor 3 dengan Alpha 0%.

clip_image042

Gambar 5.15. Pewarnaan Gradasi

20. Posisikan lingkaran itu di dalam lingkaran merah seperti gambar berikut ini (gunakan Selection Tool clip_image043).

clip_image045

Gambar 5.16. Efek Kilau pada Lingkaran Merah

21. Klik Insert Layer clip_image047 untuk membuat layer baru dan beri nama “bayang”.

clip_image049

Gambar 5.17. Layer Baru dengan Nama “bayang”

22. Klik Oval Tool clip_image050 dan buat lingkaran tanpa garis stroke seperti ini.

clip_image052

Gambar 5.18. Lingkaran Kecil di Sisi Lingkaran Merah

23. Pastikan lingkaran kecil tadi masih dalam keadaan aktif dan ubah Type menjadi Radial di dalam Color Mixer.

24. Untuk warna gradasinya, pilih warna hitam dengan alpha 27% di sisi kiri dan warna putih di sisi kanan.

clip_image054

Gambar 5.19. Warna Hitam (Alpha 27%) dan Putih untuk Gradasi

25. Kemudian, dengan teknik Copy > Paste gandakan lingkaran tersebut sehingga menjadi ada 8 lingkaran di dalam stage.

clip_image056

Gambar 5.20. Delapan Buah Lingkaran di dalam Stage

26. Buatlah layer baru dengan nama “tombol”.

clip_image058

Gambar 5.21. Buat Sebuah Layer Baru dengan Nama “tombol”

27. Klik Oval Tool clip_image050[1] dari toolbox.

28. Buatlah sebuah lingkaran tanpa garis tepi dan beri warna putih.

29. Posisikan berada di tengah-tengah lingkaran gradasi sebelumnya.

30. Tekan tombol kanan mouse dan pilih Convert to Symbol.

clip_image060

Gambar 5.22. Memilih Opsi Convert to Symbol

31. Di bagian Name, isikan nama “warna” dengan Type berjenis “button”.

clip_image062

Gambar 5.23. Pemberian Nama Symbol

32. Kemudian, gandakan lingkaran putih itu dengan metode Copy dan Paste. Letakkan lingkaran-lingkaran putih itu ke tengah-tengah lingkaran gradasi.

clip_image064

Gambar 5.24. Lingkaran-Lingkaran Putih di Tengah-Tengah Lingkaran-Lingkaran Gradasi yang Dibuat Sebelumnya

33. Pilihlah Selection Tool clip_image065.

34. Klik tombol lingkaran di sisi kiri atas.

clip_image067

Gambar 5.25. Menyeleksi Lingkaran di Sisi Kiri Atas

35. Masuklah ke dalam panel Properties dan ubah opsi Color menjadi Tint. Kemudian, pilih warna merah. Kemudian, beri nama “merah” di bawah opsi Button.

clip_image069

Gambar 5.26. Pengaturan Warna untuk Lingkaran Kiri Atas

36. Klik lingkaran kiri nomor 2 dari atas dan ubah warnanya menjadi kuning (#ffff00) pada panel Properties Ketikkan nama “kuning” seperti tombol sebelumnya.

clip_image071

Gambar 5.27. Warna Kuning pada Lingkaran Kedua dari Kiri Atas

37. Dengan menggunakan teknik serupa, beri warna hijau (#00cc00) untuk lingkaran ketiga dari kiri atas, warna ungu (#cc33cc) untuk tombol kiri bawah, warna orange (#ff9900) untuk lingkaran kanan atas, warna biru (#0033cc) untuk lingkaran kanan atas urutan kedua, warna hitam (#000000) untuk tombol kanan atas urutan ketiga, dan warna putih (#ffffff) pada lingkaran kanan bawah.

clip_image073

Gambar 5.28. Warna-Warna pada Tombol

38. Klik Layer “warna”.

clip_image075

Gambar 5.29. Mengklik Layer “warna”

39. Tekan tombol kanan mouse pada lingkaran besar berwarna merah dan pilih Convert to Symbol.

40. Di kotak Name, ketikkan teks “bola” dan dibagian Type, pilihlah “Movie Clip”.

clip_image077

Gambar 5.30. Pengaturan untuk Bola Merah

41. Tekan tombol OK.

42. Buat layer baru dengan nama “teks”.

clip_image079

Gambar 5.31. Buat Layer Baru dengan Nama “teks”

43. Klik Text Tool clip_image081 dari dalam toolbox.

44. Pada panel Properties, ubah menjadi Static Text.

clip_image083

Gambar 5.32. Option Static Text

45. Kemudian, pilih font Arial dengan ukuran 37 point dengan warna merah.

clip_image085

Gambar 5.33. Pengaturan di dalam Panel Properties

46. Ketikkan teks “Merah” di samping kanan tombol merah yang berukuran kecil.

clip_image087

Gambar 5.34. Tombol Bertuliskan “Merah”

47. Lewat teknik yang sama, ketikkan pula teks “kuning”, “hijau”, “ungu”, “orange”, “biru”, “hitam”, dan “putih” di masing-masing tombol.

clip_image089

Gambar 5.35. Nama-Nama Tombol

48. Buat layer baru dengan nama “script”.

clip_image091

Gambar 5.36. Layer Baru dengan Nama “Script”

49. Klik frame 1 pada layer “script” dan ketikkan script di bawah ini di dalam panel Action Frame:

bolaColor = new Color(bola);

merah.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0xFF0000);

};

kuning.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0xFFFF00);

};

hijau.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0×009900);

};

ungu.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0xCC33CC);

};

orange.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0xFF6600);

};

biru.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0×0033CC);

};

hitam.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0×000000);

};

putih.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0xFFFFFF);

};

50. Klik layer “baground”.

51. Pilihlah tipe Radial di dalam Color Mixer dengan warna hitam dan putih.

clip_image093

Gambar 5.37. Warna Hitam dan Putih dalam Gradasi Radial

52. Dengan menggunakan Gradient Transform Tool clip_image095, buatlah agar warna putih itu menjadi bayangan lingkaran merah.

clip_image097

Gambar 5.38. Penggunaan Gradient Transform Tool untuk Bayangan pada Lingkaran Merah

53. Seleksi background sisi kiri menggunakan Selection Tool clip_image065[1].

clip_image099

Gambar 5.39. Memilih Background Sisi Kiri

54. Masuklah kembali ke dalam panel Color Mixer.

55. Ubah Type menjadi Radial dengan warna gradasi hitam-putih-hitam seperti gambar di bawah ini.

clip_image101

Gambar 5.40. Pengaturan Color Mixer

56. Klik Gradient Transform Tool clip_image102 dan putar tool ini sehingga pewarnaannya akan tampak seperti gambar berikut.

clip_image104

Gambar 5.41. Efek Gradasi Radial di Ujung Kiri Atas pada Background

Penjelasan Script

Script untuk aplikasi “Mengenal Warna” ini memang sangat pendek dan simpel. Pada prinsipnya, begitu bola-bola kecil diklik maka bola yang ukurannya besar akan berubah warnanya sesuai dengan warna bola kecil itu. Proses penggantian warna pada bola besar dipicu langsung menggunakan script.

Pertama-tama, kita buat constructor new Color(bola) untuk membuat agar objek “bola” (lingkaran yang paling besar bernama “bola”—lihat teknik pembuatannya di langkah nomor 38-40) bisa kita ganti warnanya langsung lewat script. Selanjutnya, constructor itu kita simpan di dalam variabel khusus bernama “bolaColor”.

bolaColor = new Color(bola);

Selanjutnya tinggal mudah saja. Bola-bola kecil itu (yang masing-masing bernama “merah”, “kuning”, dan seterusnya) adalah sebuah tombol yang bisa diklik. Apabila, misalnya saja, tombol merah diklik dan dilepas (onRelease) maka aplikasi akan menjalankan sebuah function khusus.

Lihat penggunaan class setRGB(0xFF0000) di bawah ini. Class setRGB dipakai untuk mengganti warna sebuah objek dengan warna tertentu. Selanjutnya, warna itu dispesifikasikan dalam rumus hexadecimal yang ditulis setelah nomor offset. Dalam contoh di bawah ini, rumus hexadecimal yang dimaksud adalah “FF0000” yang menghasilkan warna merah.

Untuk warna-warna lainnya, rumus hexadecimal harus dispesifikasikan secara berbeda. Misalnya, “FFFF00” untuk menghasilkan warna kuning, dan seterusnya.

merah.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0xFF0000);

};

kuning.onRelease = function() {

bolaColor.setRGB(0xFFFF00);

Share/Save/Bookmark