This option will reset the home page of this site. Restoring any closed widgets or categories.

Reset

Edit Logo Wordpress Menggunakan Photoshop

clip_image034 clip_image036

Pertama-tama kita akan belajar mengedit tampilan logo Wordpress khususnya yang terdapat pada halaman Dashboard. Untuk lebih jelasnya, lihat gambar berikut.

clip_image002

Gambar 3.1. Letak Logo Wordpress pada Halaman Dashboard

Setelah menemukan logo tersebut, kita akan memulai dengan proses pengeditan menggunakan program Adobe Photoshop. Di sini kita akan mengedit file logo-ghost.png yang terletak pada folder <drive hard disk>:\<folder instalasi xampp>\htdocs\wordpress\wp-admin\images. Pastikan untuk mem-backup terlebih dahulu file tersebut jika sewaktu-waktu ingin dikembalikan seperti semua. Kalau sudah, simak dan praktekkan langkah-langkahnya berikut ini:

1. Luncurkan Adobe Photoshop CS3 terlebih dahulu.

2. Klik menu File > Open.

clip_image004

Gambar 3.2. Mengklik Menu File > Open

3. Pada kotak dialog Open, buka folder <drive hard disk>:\<folder instalasi xampp>\htdocs\wordpress\wp-admin\images.

4. Pilih file logo-ghost.png.

clip_image006

Gambar 3.3. Memilih File Logo-ghost.png

5. Klik tombol Open sesudahnya.

6. Beberapa saat setelah itu, jendela dokumen atau kanvas file logo-ghost.png akan terbuka.

clip_image008

Gambar 3.4. Tampilan Jendela Dokumen Logo-ghost.png

7. Aktifkan Zoom Tool clip_image010 pada Toolbox.

8. Perbesar tampilan gambar (zoom-in) hingga 600%.

clip_image012

Gambar 3.5. Memperbesar Tampilan Gambar Hingga 600%

9. Jika sudah, klik menu Image > Mode > RGB Color.

clip_image014

Gambar 3.6. Mengklik Menu Image > Mode > RGB Color

10. Lantas, klik Elliptical Marquee Tool clip_image016 di Toolbox.

11. Lakukan pengaturan pada Option bar seperti berikut:

· Ikon New selection clip_image018: aktif.

· Feather: 0 px.

· Kotak cek Anti-alias: aktif.

· Style: Fixed Size.

· Width: 30 px.

· Height: 31 px.

clip_image020

Gambar 3.7. Pengaturan Rectangular Marquee Tool pada Option Bar

12. Setelah itu, buatlah bidang seleksi di dalam kanvas.

13. Atur posisi bidang seleksi tepat di tengah-tengah kanvas hingga mengelilingi lingkaran huruf W menggunakan metode klik dan drag.

clip_image022

Gambar 3.8. Mengatur Posisi Bidang Seleksi

14. Gandakan bidang seleksi tersebut dengan menekan tombol shortcut Ctrl+J.

clip_image024

Gambar 3.9. Menggandakan Layer Background menjadi Layer 1 Menggunakan Tombol Shortcut Ctrl+J

15. Kalau sudah, pilih menu Layer > Layer Style > Bevel and Emboss.

clip_image026

Gambar 3.10. Memilih Menu Layer > Layer Style > Bevel and Emboss

16. Selanjutnya kotak dialog Layer Style dimunculkan.

17. Masukkan angka “15” dan “5” ke dalam kotak teks yang ada di sisi kanan slider Size dan Soften pada bagian Structure.

clip_image028

Gambar 3.11. Memasukkan Angka “15” dan “5” pada Kotak Teks Size dan Soften

18. Lanjutkan dengan mengklik dan mengaktifkan kotak cek Color Overlay dari dalam sidebar Style yang ada di sisi kiri kotak dialog.

19. Ubah Blend Mode: Overlay dan Opacity menjadi 100%.

clip_image030

Gambar 3.12. Pengaturan Opsi Blend Mode dan Opacity

20. Lantas, klik kotak warna yang ada di sisi kanan kotak kombo Blend Mode.

21. Pada kotak dialog Select overlay color, ketikkan “baff00” ke dalam kotak teks #.

clip_image032

Gambar 3.13. Mengetikkan “baff00” ke dalam Kotak Teks # pada Kotak Dialog Select Overlay Color

22. Akhiri dengan mengklik tombol OK.

23. Tutup kotak dialog Layer Style dengan menekan tombol OK.

24. Hasilnya akan tampak seperti pada gambar di bawah ini.

clip_image034 clip_image036

Gambar 3.14. Hasil yang tampak pada Kanvas dan Panel Layers

25. Pilih menu Layer > Flatten Image.

clip_image038

Gambar 3.15. Memilih Menu Layer > Flatten Image

26. Hasilnya, semua gambar dan layer disatukan menjadi satu buah gambar dalam layer Background.

clip_image040

Gambar 3.16. Tampilan pada Panel Layer

27. Kemudian, pilih menu Image > Mode > Indexed Color.

clip_image042

Gambar 3.17. Memilih Menu Image > Mode > Indexed Color

28. Pada kotak dialog pertanyaan “Merge layers?”, pilih tombol OK.

clip_image044

Gambar 3.18. Tampilan Kotak Dialog Pertanyaan “Merge Layers?”

29. Dalam kotak dialog Indexed Color, pastikan Anda memilih opsi Web pada kotak kombo Forced.

clip_image046

Gambar 3.19. Tampilan Pengaturan dalam Kotak Dialog Indexed Color

30. Klik tombol OK untuk mengakhiri.

31. Hasilnya, layer Background pada panel Layers diubah menjadi layer indeks (Index).

clip_image048

Gambar 3.20. Layer Index dalam Panel Layers

32. Simpan kreasi tersebut dengan memilih menu File > Save, atau tekan tombol shortcut Ctrl+S pada keyboard.

Sekarang, buka halaman Dashboard Wordpress menggunakan browser Internet lalu refresh atau reload halaman tersebut untuk melihat perubahan yang terjadi. Secara otomatis, logo Wordpress yang terdapat di pojok kiri-bawah berubah sesuai dengan kreasi yang Anda buat.

clip_image050

Gambar 3.21. Tampilan Perubahan Logo Wordpress dari dalam Halaman Dashboard

Share/Save/Bookmark